Lirik

Sunday, April 27, 2014

Sebuah Kemungkinan

Harusnya seperti itu. hanya sebuah perasaan. Tetapi perubahan sikap tubuh itu gak bisa dibohongi. Aku hanya ingin tau apa yang sebenarnya kalian rasakan padaku. Mungkin ini hanya perasaanku. Aku melihat jika kalian membenciku. Sebenarnya taka pa. ini bukan kejadian yang pertama dihidupku. Aku sudah mengalami ini dari dulu jadi aku mungkin bisa dikatakan terbiasa dengan hal itu. namun, aku pun berpikir kenapa ini hanya terjadi padaku. Kita sama-sama calon sarjana psikologi. Tetapi aku gak melihat kalau kalian mengerti bagaimana perasaan orang lain dengan sikap kalian yang seperti ini. jangan marah, mungkin ini hanya perasaanku saja. 
Pengalaman hidupku jika dijadikan sebagai contoh dalam mata kuliah kita mungkin dapat mewakilinya. Bukannya aku sombong, tak perlu ada yang disombongkan dengan hal semacam itu. Itu tak bisa dikatakan sebagai hal yang patut untuk dicontoh. Tapi aku mengalaminya. Aku merasakannya dan mungkin itu yang membuatku menjadi seperti saat ini sekarang. Aku tak mau dimaklumi, aku ingin dimengerti. Tetapi, setiap aku mengutarakan pendapat kenapa selalu dibantah terlebih jika itu hal yang aku tau. Aku marah pada salah satu dari kalian yang sok tau itu. mungkin usiamu sudah jauh diatasku. Tetapi bisa kan kamu menghargai pendapat orang lain. sebenarnya aku sayang dengan kalian, aku senang ketika aku bisa membuat kalian tertawa. Tapi terkadang aku sedih, gak. Gak terkadang. Sering. Aku sering sedih karena aku merasa kalian bukan teman. Kalian hanya bermain dengan kelompok-kelompok kalian saja. Dan itu terus berjalan sampai aku merasa kalian semua mulai menjauhiku. Aku merasa sikap kalian terhadapku berbeda. Ada apa? Kenapa kalian seperti ini terhadapku? Aku hanya merasa kalian baik jika kalian ada maunya padaku, ketika kalian tak membutuhkanku kalian membuangku begitu saja. Mungkin ini terdengar jahat tetapi itu yang aku rasakan.
Aku bukan orang yang mudah untuk bercerita, sejak kejadian waktu SMP, semua itu mengubahku. Dulu aku bukan orang yang seperti ini. aku bisa berteman dengan siapa saja, tetapi karena kejadian itu aku tidak bisa melakukannya. Kalian gak mengerti apa yang aku rasakan. Karna kalian gak mengalaminya. Aku Cuma ingin kalian bisa menganggapku teman. Bukan seseorang yang hanya melengkapi 14 orang lainnya. Mungkin kata-kataku ada yang menyakiti kalian, aku minta maaf aku melakukan itu karena aku merasa sangat nyaman dengan kalian. Aku merasa kalian itu benar-benar teman yang selama ini aku inginkan. Tetapi kenyataannya tidak. Sering rasanya aku ingin menangis dikelas jika aku melihat kalian satu sama lain mengobrol, tetapi saat aku menghampiri raut wajah ketidaksukaan itu muncul walaupun hanya sekilas. Aku melihatnya. Aku merasa kalian hanya terpaksa bersamaku. Kalian tau? Aku selalu khawatir jika ada tugas kelompok dibagikan. Aku takut kalian kecewa jika harus satu kelompok denganku. Sekarang, aku berpikir. Kalau kalian mau seprti ini tak apa. Aku yang mengalah. Untuk kesekian kalinya aku mengalah. Aku akan diam tanpa mengurusi apapun lagi tentang kalian. Aku capek. Apa kalian juga tau bagaimana rasanya tidak pernah di perhatikan? Aku merasa jika kalian menanggapiku di kelas hanya karena tidak enak terhadapku. Tetapi ketika di media sosial, aku amat merasakan aku tidak dianggap. Kalian tau betapa aku takut kehilangan kalian? Aku bukan takut kehilangan teman, sudah sering aku kehilangan teman yang aku anggap sebagai teman dan ternyata mereka tidak menganggapku. Aku hanya takut kehilangan keluargaku. Aku menganggap kalian keluarga, tapi sepetinya kalian tidak menganggapku. Mungkin ini hanya perasaanku.
2 tahun aku harus menunggu. Melepaskan diri dari kalian. tetapi, bukan itu yang aku mau. Aku ingin tetap bersama kalian, tetapi kalian perlahan ingin melepaskan diri dariku. Apa aku pantas seperti ini? apa aku tidak pantas untuk disayangi? Sering aku berpikir apakah kalan seperti ini karena aku punya tubuh yang gemuk? Wajah yang tidak cantik? Sehingga kalian berbuat seperti ini padaku. Aku mungkin tidak secantik kalian, selangsung kalian, dan tidak juga sepintar kalian, tetapi apakah kalian bisa memperlakukanku seperti ini? aku hanya ingin tau jawabannya.
Tak ada cukup keberanianku untuk mengkalrifikasi ini semua. Aku hanya bisa menumpahkan semuanya disini. Sudah cukup aku merasa terasingkan, cukup. Kalian bicara padaku saja aku senang. Tapi tolong jangan mengasingkanku. Aku juga manusia yang punya perasaan. Mungkin ini sebuah mimpi buruk buatku. Tetapi ini mimpi buruk yang sering terjadi.  Aku sudah terbiasa, tetapi terbiasa tidak cukup untuk menutup luka di hati, mungkin aku hanya terlihat sebagai seorang gadis yang cerewet banyak omong, berisik. Tetapi itu semua menutupi apa yang aku rasakan. Aku masih tetap sayang kalian. Aku masih tetap menginginkan itu hanya perasaanku saja.
Mungkin tulisan ini hanya sebuah lelucon untuk kalian. kalian boleh berkomentar apapun tentangku. Aku sudah mulai tidak peduli lagi. Kalian ingin mengatakan jika aku lebay? Silakan. Mungkin tulisan ini terlihat lebay dan amat berlebihan untuk kalian, tetapi itulah yang aku rasakan. Tak apa kan kalau aku mengungkapkannya. Aku rasa aku bisa gila kalau terus menahannya. Sehingga aku mengungkapkanya disini. Aku hanya berharap aku in hanya perasaanku saja. 

Sunday, December 23, 2012

Sepatah kata Cinta


Detak jantung terus berlantun
Langkah kaki tetap berpadu dalam lembaran penuh warna kehidupan
Angan yang terpendam akan terwujud
Cita-cita yang tinggi akan tergapai
Dengan usaha serta keriangan serta kesungguhan
Itulah arti dalam mencintai diri sendiri.
Jika kita mencintai seseorang kita akan senang tiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi, mengapa tuhan hanya menganugrahkan sekeping hati untuk kita? Karena tuhan telah memberikan sekeping hati yang lain kepada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah cinta.

Saturday, November 24, 2012

Hari Indah untuk Menikmati si "dia"


Sebenernya hari ini tu males banget dateng ke acara kampus, tapi karena solideratas terhadap kelas dan jurusan jadi yaa dateng aja deh, sekaligus buat dukung temen juga yang lain main :D :D
Hari ini dimulai dengan pada saat gw masuk ke dalam GOR, bingung dimana temen-temen gw sebenarnya berada. Setelah bercarian akhirnya ketemulah mereka dan demi apa??? Cuma dikit banget warga psikologi yang datang hari ini -,- . Fine. Gpplah Cuma dikit yang dateng yang penting kan dukungannya. Dan yang gw pikir kelas kita bakal jadi yang terheboh ternyata itu salaaah masih ada yang lebih heboh dan itu bikin kepala gw sakiiiiit!! Ngeselin emang tapi mau gimana lagi namanya juga saling dukung yaudah terima ajalah...
Setelah itu barulah pencarian dimulai :D :D
Ternyata tak disangka Kakak itu pun ada dan dia jadi wasit pertandingan ^^. Seneng banget akhirnya bisa liat dia lagi setelah waktu itu.. semakin tampan aja itu orang, maniis :D. Dan ternyata bukan Cuma gw, temen-temen gw pun ikut bercarian dimana gebetannya berada hahaha.. Akhirnya selama tadi disana yang dilakukan hanya memperhatikan gebetan masing-masing dan berusaha untuk dapetin fotonya, tapi susah!! Tak disangka si irene ternyata dateng dan dialah yang berhasil mendapatkan foto-foto gebetan kami wkwkwkw... Thanks ireneeee hahahaha...
Rasanya pengen banget foto bareng sama kakak itu hehehe tapi apa daya Allah belum menunjukkan jalannya hehehe mungkin lain waktu tunggu ya kak ^^
Yaaah walaupun jurusan kita tadi kalah tapi gpp yang penting pencariannya sukses hehehe... yaa sering-sering aja buat acara kayak gini yaaa jadi lebih sering ketemunya cz di kampus gga pernah ketemu si kakak ^^v


Monday, November 12, 2012

Super Junior - SPY MV

http://www.youtube.com/watch?v=4GpJHF0WyAE&feature=plcp

Fan Fiction - Love Or Friend?


Cast : Cho kyuhyun, Lee Sungmin, lee minji

POV : cho kyuhyun
Berjalan-jalan sore itu sangat menyenangkan. Udaranya tidak terlalu panas, banyak yang dapat kita lihat dan satu hal yang paling kusuka adalah saat aku melewati toko roti disebrang jalan department store. Dia selalu disana saat jam menunjukkan pukul 16.30. Merapikan luar tokonya, dan kau tau? Kau selalu

datang kesana setiap hari tanpa terkecuali hari minggu. Aku tidak akan pergi kesana kalau dia tidak ada disana. Mungkin kalian bertanya, apa aku begitu menyukai roti sehingga aku setiap hari kesana? Tidak. Aku seseorang yang sejujurnya tidak menyukai roti, tetapi aku membeli untuk temanku dirumah. Setelah membayar semua roti yang ku beli, aku pun segera pulang.

Cara Mengamankan Komputer Dari Virus


Sekarang ini, banyak sekali orang-orang yang mengeluh karena komputer atau laptop mereka selalu terkena virus yang mengakibatkan hang pada komputer. Dan banyak diantara kita pun yang masih belum mengetahui bagaimana cara mengamankan komputer kita dari serangan virus.
Dibawah ini, ada beberapa cara mengamankan komputer anda dari virus :